Siapakah Aku?



Manusia adalah tak sempurna. Mempunyai beribu kekurangan namun sejuta kelebihan.
Manusia adalah tak sempurna. Tidak pernah luput dari kesalahan namun selalu ada kata maaf.
Manusia adalah tak sempurna. Makhluk yang tidak pernah sama namun sebenarnya tak berbeda.
Dan aku? Aku adalah satu dari tujuh milyar makhluk tak sempurna itu.

Jika saat ini kalian berpikir tentang bagaimana aku menuliskan topik ini, aku akan menjawab topik ini adalah hal yang paling sulit untuk diungkapkan. Aku telah hidup dalam ragaku selama kurang lebih lima belas tahun sepuluh bulan, namun sejauh ini aku belum cukup mampu untuk menjawab siapakah diriku atau siapakah diriku yang sebenarnya.

Layaknya sebuah puzzle, aku adalah satu dari tujuh milyar potongan puzzle yang ada. Potongan - potongan itu memiliki keterkaitan. Potongan -potongan itu memiliki lebih dan celah, namun saling melengkapi antar potongan-potongan yang lainnya.

Saat potongan yang satu digabungkan dengan yang lainnya, maka ketidak sempurnaan itu akan tertutupi oleh kelebihan-kelebihan yang ada. Sehingga ketika potongan-potongan tersebut telah melengkapi yang lainnya, maka ketidaksempurnaan itu akan tiada. Tentang siapa diriku, aku hanya bisa berkata bahwa diriku dibentuk oleh siapa yang ada disekitarku.

Setiap hari aku terbangun di langit yang sama. Menghirup udara yang sama dan merasakan hangatnya sinar mentari yang sama. Terkadang aku merasa tak peduli dengan siapa diriku, bagaimana ketidak sempurnaanku. Seperti yang telah kukatakan sebelumnya, bagiku selama aku masih bisa bersama orang - orang yang aku cintai aku merasa ketidak sempurnaan itu seolah tiada. Mereka telah melengkapi siapa diriku.

Siapa Aku? Aku manusia yang hanya bisa berharap dan terus berusaha untuk menjadi yang lebih baik lagi. Walau diriku tak sempurna, setidaknya menjadi orang yang berguna sudah cukup membuat hidupku sempurna. Walau diriku tak sempurna, setidaknya cinta orang-orang yang kusayangi membuat hidupku jauh lebih bermakna.




Komentar

Postingan Populer